setelah dya pergi~~

semua baru menyadari,, fotonya tidak ada satupun terpajang di rumahnya,, apa memang hidupnya begitu singkat sehingga foto pun tidak ada~~

kenapa harus seperti ini,, apa kami tidak boleh mengingatnya,,, knapa tidak boleh,, menyakitkan bagi kami yang ditinggalkan,, hanya tinggal baju dan sepatu kesayangannya,, tidak ada foto,, tidak ada satupun yang menggambarkan tentang dy,,

apa dy anak yang beruntung,,?? di usia itu dy harus pergi,, apa allah lebih menyayangi dy,, jika boleh memilih,, aq ingin pergi di usia seperti dy~~

seperti mimpi,, aq berharap ini mimpi,, begitu panjang,, sehingga lama untuk bangun,, tapi ternyata tidak,,

aq adalah kakak yg bodoh,, aq membenci kata2 bodoh,, tapi,, kata inilah yang tepat untuk q,, sudah jarang bermain dengan dy,, padahal dulu sangat dekat dengan dy,, dy akan mengejarku jika aq datang,, dan dengan bangganya memeganganku,, dan mengajakku untuk main,,,

aq adalah kakak yg bodoh,, aq sering membuatnya menangis,, melampiaskan kemarahanku dengan menggertak dy,, walaupun dy ktakutan,, sedikitpun tidak membenci q,, dy malah menunjukkan senyum kecilnya di pipi mungilnya,,

sampai sekarang masih membekas,, sampai sekarang masih menyesal,, sampai sekarang masih menangis,, sampai sekarang masih membenci diri q,,

ingin menangis,, TT

Iklan